Puisi Lama yang Dipengaruhi oleh Puisi Arab

Sastra 0
Pengaruh Puisi Arab terhadap Puisi Lama

Pengaruh Puisi Arab terhadap Puisi Lama (Foto: llustrasi)

Cikancah-Cyber – Puisi merupakan karya sastra yang berisi ekspresi perasaan pribadi yang lebih mengutamakan cara mengekspresikanya. Puisi dibagi menjadi puisi lama dan puisi baru. Genre puisi lama disebut juga puisi rakyat.

Ada beberapa jenis puisi lama yang dipengaruhi oleh puisi Arab, antara lain sebagai berikut :

Matsnui

Matsnui adalah puisi yang berisi pujian terhadap orang-orang besar atau perbuatan yang penting-penting. Contoh :

Umar yang adil dengan perinya

Nyata pun adil sama sendirinya

Dengan adil itu anaknya dibunuh

Inilah adalah yang benar dan sungguh

Dengan bedah antara isi dan alam

Ialah yang besar pada siang malam

Lagi pun yang menjauhkan segala syair

Imamulhak di dalam padang mahsyar

Barang yang hak taala katakan itu

Maka katanya sebenarnya begitu

 

Rubai

Rubai adalah puisi lama yang mengandung persoalan agama atau kepercayaan. Puisi lama ini tediri atas empat baris dan berima a-a-b-a. Contoh :

Dunia juga yang indah maka tercenganglah manusia

Sebab terkadang ia terhina dan lagi termulia

Bahwa seseorang tiada kenal dunia itu

Dalam dunia juga hidupnya sehari sia-sia

Gazal

Gazal adalah puisi lama yang terdiri atas delapan baris. Tiap baris terdiri atas 20 atau 22 suku kata. Tiap akhir larik mengulang kata yang sama dan beirisi tentang masalah kebenaran yang tinggi. Contoh :

Kekasihku seperti nyawa pun adalah terkasih dan

mulia juga

Dan nyawa pun, mana daripada nyawa itu jauh

ia juga

Jika seribu tahun lamanya pun hidup ada sia-sia

juga

Hanya jika pada nyawa itu hamper dengan sedia

suka juga

 Kit’ah

Kit’ah adalah puisi lama yang bentuknya tidak teratur dan berisi nasihat atau bersifat keagamaan. Contoh :

Nyawa itu yang menghidupkan senantiasa nyawa

manusia juga

Dan menhilangkan citanya pun itu kekasihku

yang setia juga

Kekasihku itu yang mengenak hatiku dengan raha-

sia juga

Bukhari yang ada serta nyawa itu ialah berbahagia

juga

Jikalau kulihat dalam tanah pada ihwal sekalian

insan

Tiadalah kudapat bedakan antara rakyat dan sultan

Fana juga sekalian yang ada, dengarkan yang Allah

berfirman

Kullu man alaiha fanin, yaitu

Barang siapa yang di atas bumi itu lenyap jua

Nazam

Nazam adalah puisi lama yang terdiri dari dua belas baris dan berima kembar. Nazam, berisi tentang kisah hamba sahaya istana yang berbudi serta setia kawan. Contoh :

Bahwa bagi raja sekalian

Hendak ada menteri demikian

Yang pada sesuatu pekerjaan

Sempurnakan segala kerajan

Menteri inilah yang maha tolan raja

Dan peti segenap rahasianya sahaja

Karena kata raja itu katanya

Esa artinya dan dua adanya

Maka menteri yang demikanlah perinya

Ada kerajaan raja dirinya

Jika raja dapat adanya itu

Apat peti rahasianya di situ

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply