Dagangannya Diborong Wakapolres, Penjual Sapu Lidi itu Menangis

Berita, Lokal 0
Pedagang sapu lidi

Pedagang sapu lidi (Foto: Istimewa)

Cikancah-Cyber – Seorang pria berumur 72 tahun bernama Kastim, warga Jejawar Kota Banjar, Jawa Barat, yang sehari-harinya berdagang sapu lidi, menangis saat barang dagangannya diborong oleh Waka Polres Banjar Kompol Drs. Ade Najmuloh dengan harga 10 kali lipat dari harga biasa.

Peristiwa terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Banjar, saat Waka Polres pulang dari menghadiri Acara Yatim Ceria bersama 1000 Anak Yatim di Taman Kota Lapang Bhakti Kota Banjar, Minggu (08/10/2017).

Saat itu ia melihat seorang pria yang sehari-hari berjualan sapu lidi kesusahan dan bungkuk keberatan membawa beberapa ikat sapu lidi. Kompol Ade yang melihat, dengan segera Ia membantu dengan memborong semua sapu lidi yang dijualnya beberapa kali lipat.

Wakapolres Banjar Kompol Drs Ade Najmuloh mengatakan, membeli sapu lidi itu karena memang sedang membutuhkan. Bahkan, dibeli dengan harga tinggi karena dirinya merasa kasihan saja ke pedagangnya.

“Sebuah penghargaan, seorang kakek tua tampak semangat dan mau kerja keras mencari nafkah dengan cara menjual sapu lidi dan dilakukan berkeliling Kota Banjar,” ucapnya.

Tentu saja, kakek tersebut merasa senang dan menangis sembari mengucapkan terima kasih. Ade pun membalasnya dengan senyuman.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply