Catatan Penting Dari Refleksi 3 Tahun Implementasi UU Desa

Berita, Nasional 0

Catatan Penting Dari Refleksi 3 Tahun Implementasi UU Desa

Cikancah-Cyber– Refleksi 3 Tahun Implementasi UU Desa (Nomor 6/2014) dilaksanakan 26-27 November 2017 di Desa Panggungharjo, Kabupaten Bantul, DIY. Kegiatan ini diikuti sekitar 4.000 kepala desa yang terdiri dari 1.000 perwakilan kepala desa dari berbagai Indonesia dan 3.000 perwakilan kepala desa dari wilayah Jawa Tengah dan DIY. Kegiatan ini akan dihadiri oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo dan Gubernur DIY Sultan Hamengkubuwono X.

Kegiatan ini juga  diisi dengan diskusi dan sharring session yang menghadirkan beberapa narasumber diantaranya Pakar Ekonomi Kreatif Rhenald Kasali, Pakar Ekonomi Avilliani, Pakar Sosiologi Pedesaan Ivanovich Agusta, dan tokoh muda kreatif Fiki  Satar dari Bandung.

Hadirnya Undang-Undang Desa tentunya tidak mudah dalam pelaksanaan atau penerapannya, tentnunya berbagai macam kendala muncul mulai dari isu-isu negatif terutama dengan alokasi Dana Desa yang tidak sedikit jumlahnya. Dalam acara ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi semua desa di seluruh Indonesia untuk menampik bahwa isu-isu tersebut tidak semuanya benar dan masyarakat juga bisa melihat banyak keberhasilan dan pencapaian yang positif dari implementasi UU Desa termasuk dengan alokasi Dana Desa.

Undang-Undang  Desa telah memberikan kesempatan bagi desa untuk lebih berdaya dengan adanya pengakuan terhadap eksistensi desa dan kewajiban negara untuk mengalokasikan dana desa, hal tersebut salah satunya diimplementasikan dengan pengalokasian dana desa yang terus meningkat dari tahun ke tahun. “Hal ini patut disyukuri karena alokasi dana desa telah memberikan kesempatan bagi kami untuk melakukan berbagai program pembangunan secara mandiri,” ungkap Wahyudi sebagai Panitia Pelaksana, di Bantul.

Lebih jauh lagi Wahyudi mengungkapkan, desa mempunyai tiga komoditas strategis yang mampu memengaruhi dinamika nasional maupun global. Tiga komiditas tersebut adalah air bersih, udara bersih, dan pangan sehat. Menurutnya, pengembangan desa ke depan harus berbasis tiga komiditas strategis tersebut sehingga keberadaan desa benar-benar menjadi jantung kehidupan nasional.

Diharapkan dengan adanya acara ini  seluruh desa se- Indonesia dapat menemukan jalan keluar yang terbaik untuk penerapan sekaligus mewujudkan kedaulatan dan kesejahteraan kawasan perdesaan di Indonesia.

Sumber : kemendesa.go.id

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply