Jika Lepas Tangan Soal GIF Porno, Kominfo Akan Blokir Whatsapp`

Berita, Teknologi 0
Kominfo Akan Blokir Whatsapp`Jika Tak Serius Tangani Konten Porno

Kominfo Akan Blokir Whatsapp`Jika Tak Serius Tangani Konten Porno (Ilustrasi Pixabay)

Cikancah-Cyber – Beredarnya konten pornografi berformat Graphics Interchange Format (GIF) atau format animasi sederhana di aplikasi WhatsApp (WA) ini segera ditindaklanjuti pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Dilansir dari laman kominfo.go.id, Kementerian Komunikasi dan Informatika mempertimbangkan untuk memblokir Whatsapp apabila aplikasi berkirim pesan tersebut tidak serius dalam merespons permintaan Pemerintah Indonesia untuk menghapus konten pornografi di dalamnya.

Direktur Jenderal Aplikasi dan Informatika Kemkominfo Semuel Abrijani Pangerapan pada konferensi persnya menjelaskan, pihak Whatsapp tidak boleh lepas tangan, karena konten asusila itu ada di dalam platformnya.

“Beredar konten asusila di platform Whatsapp melalui third party mereka yang namanya Tenor. Ini adalah layanan third party (pihak ketiga) yang terkoneksi di Whatsapp. Tapi Whatsapp tidak boleh lepas tangan, karena ada di dalam platformnya,” jelasnya.

“Ini kita harapkan Whatsapp segera melakukan pembersihan, ataupun menegur, ataupun action apapun, karena sudah diberi notice (surat pemberitahuan) oleh Pemerintah Indonesia. Jadi Whatsapp harus menindaklanjuti. Kalo tidak ada tanggapan serius dari mereka, terpaksa akan kita blokir,” tegas Semuel.

Samuel mengaku telah mengirimkan surat pemberitahuan sebanyak tiga kali sejak Minggu (5/11/2017) kemarin. Namun karena perbedaan waktu antara Jakarta dan Amerika Serikat, respons pihak Facebook sebagai pemilik Whatsapp sedikit lambat.

“Kami sudah kirim tiga kali notice dari tanggal 5 dan 6 (Oktober), jadi Minggu dan Senin dini hari, kita sudah kirim. Jadi kalo sudah dikasih notice, mereka harusnya bisa men-take down (menurunkan konten porno). Kita tunggu lagi respons mereka selama 2×24 jam. Kalo tidak ada respons juga, maka terpaksa kita blokir seperti Telegram,” tutur Semuel kembali menegaskan.

Sembari menunggu respons dari Facebook, Ia mengungkapkan bahwa Kemkominfo telah memblokir sebanyak enam Domain Name System (DNS) dari Tenor, antara lain tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply