Malaysia Bermain Efektif, Kunci Sukses Hancurkan Timnas Indonesia 4-1

Berita, Info Bola 0

 

Cikancah-Cyber РPerkasa di dua pertandingan awal saat bertemu Brunei dan Timor Leste ternyata tidak bisa konsisten dan terseok didua pertandingan terakhir  saat dihajar Korea Selatan 4-0 dan dilumpuhkan Malaysia 4-1 ini menunjukkan pasukan besutan Indra Safri masih jauh dari harapan dan banyak kelemahan di hampir semua sektor terutama pertahanan.

Para pemain selalu tidak siap terutama dimenit-menit awal seperti saat dua gol cepat Malaysia diawal babak kedua yang dicetak dibawah 6 menit, ini meunjukkan tingkat konsentrasi dan kesiapan pemain sangat lemah. Para pemain Timnas U-19 terlihat sering salah mengantisipasi umpan-umpan silang Malaysia dan kesalahan-kesalahan elementer justru sering terlihat diperagakan dan terlihat kalah dalam visi bermain.

Sebaliknya Malaysia bisa mendikte permainan timnas Indonesia dan mampu menguasai hampir disemua lini dengan gaya permainan yang lebih efektif dan terorganisir dengan baik seringkali kedua sayap Malaysia mampu dengan mudah menusuk lini pertahanan Indonesia. Egy Maulana dan Saddil yang baru dimasukkan dibabak kedua rupanya tidak berpengaruh banyak terhadap pola permainan timnas U-19.

Pekerjaan Berat Bagi Indra Safri

Pekerjaan rumah yang sangat besar tentunya ada dipundak Coach Indra Safri dengan hasil ini dan itu menandakan timnas U-19 masih sangat kesulitan apabila ketemu tim yang sepadan atau kelasnya yang berada diatas Indonesia seperti saat bertemu Korea Selatan dan Malaysia begitu sulit para pemain untuk mengembangkan permainan dan sangat mudah kehilangan bola serta masih sering membiarkan para pemain lawan melakukan akselerasi tanpa mendapat gangguan yang berarti yang akhirnya menimbulkan peluang dan menjadi petaka dibarisan belakang.

Meskipun hasil ini tidak berpengaruh untuk jatah lolos ke Piala Asia 2018 karena kita akan menjadi tuan rumah dan sudah dipastikan satu jatah tetapi hasil ini membuktikan masih terlalu jauh menaruh harapan untuk berprestasi di kancah Asia. Untuk kawasan Asia Tenggara saja kita masih sangat kesulitan untuk menjadi yang terbaik terbukti Malaysia lagi-lagi mampu menjadi yang terbaik saat berjumpa timnas Indonesia, sebaliknya pasukan Indra Safri ini terlihat kalah dalam visi bermain dan menunjukkan kelasnya masih berada dibawah Malaysia terutama dalam efektifitas dan visi bermain.

Masih banyak waktu untuk Indra Safri dan jajaranya dalam memperbaiki penampilan para pemainnya untuk menghadapi kejuaran Piala Asia tahun 2018. Hasil ini tentunya sangat berarti  untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh dan menjadikan sebuah tim yang sesuai harapan dan bisa berbicara prestasi di kancah sepakbola Asia tahun depan.

author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply