Pemerintah Arab Saudi Larang Jemaah Haji dan Umrah Selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Berita, Internasional 0
Masjidil Haram, Mekkah

Masjidil Haram, Mekkah (Ilustrasi Pixabay)

Cikancah-Cyber РPemerintah Arab Saudi  melarang keras jamaah haji dan umrah mengambil gambar atau berfotoria di dalam Masjidil Haram, Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah. Aturan itu memang bukan hal baru. Sebetulya sudah ada larangan foto-foto di Masjidilharam dan Masjid Nabawi. Tetapi, tidak diindahkan jamaah haji maupun umrah.

Dengan itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arab Saudi dalam nota diplomatiknya bernomor 270 mengeluarkan Surat Edaran Kementerian Haji dan Umrah kepada penanggung jawab urusan haji di negara-negara asal haji.

Surat edaran itu menjelaskan larangan jamaah haji dan umrah untuk selfie atau berfoto-berfoto di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Surat Edaran ditandatangani Menteri Haji dan Umrah, Mohammed Saleg Bin Taher Benten.

Aturan baru ini tidak hanya berlaku bagi jamaah yang berfoto menggunakan smartphone, tapi bagi mereka yang mengambil gambar dengan kamera, perekam video, kamera televisi.

Pemerintah Arab Saudi menilai kesucian Masjidilharam dan Masjid Nabawi perlu dijaga mengingat keduanya merupakan tempat suci.

Dalam aturan itu, jika ditemukan adanya pelanggaran, aparat keamanan tidak akan segan mengambil tindakan tegas, mulai dari menghapus film atau gambar di Masjidilharam dan Masjid Nabawi hingga menyita alat.

Aturan itu diberlakukan karena makin tak terkendalinya jamaah haji yang melakukan selfie di masjid suci. Aktivitas itu dikhawatirkan akan mengganggu kekhusyukan jamaah lain yang sedang menunaikan ibadah fardhu atau sunah.

Denang adanya nota diplomatik beromor 270 itu, Kementerian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara ibadah haji dan umrah Indonesia mengaku sudah menerima dari pemerintah Arab Saudi tersebut.

Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag Mastuki mengatakan pihaknya sudah mengecek kebenaran kebijakan terbaru dari Saudi ini lewat Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh.

Artikel menarik lainnya :

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply