Kang Kribo Sang Inspirator Bagi Petani Di Dusun Cikancah

Artikel, Berita, Lokal 0

Cikancah-Cyber – Teknologi memang sudah merambah ke semua jenjang kehidupan begitu juga dunia pertanian. Para petani kini sudah mulai bergeser baik cara tanam atau pun cara penggunaan pupuk. Dulu ditahun 80 an kesana kita masih bisa melihat para petani setiap mau keladang selalu memikul berbagai limbah organik yang dihasilkan dari dapur seperti sisa sayuran atau daun pembungkus lainnya.

Dengan telaten dan rajin para petani menyimpan sampah dapur yang baik untuk pupuk dan biasanya disimpan pada pojok-pojok sawah atau kebun sehingga nantinya terjadi pembusukan dan menghasilkan kompos atau pupuk yang alami dan dipastikan tidak mengandung kimia.  Hasil panen memang tidak secepat sekarang ini dimana dalam satu tahun para petani mampu memanen padinya sampai tiga kali.

Namun dibalik kemajuan  teknologi didunia pertanian yang menghasilkan berbagai jenis pupuk berbahan kimia secara tidak sadar pelan tapi pasti kita dihadapkan pada kenyataan bahwa makanan atau hasil tani yang kita rasakan tentunya tidak semurni seperti dulu karena kandungan obat-obatan atau pupuk yang kita gunakan juga lambat laun telah menjadikan tingkat kesuburan tanah yang semakin terkikis sehingga hal tersebut telah mengakibatkan para petani yang tadinya menginginkan yang serba mudah, cepat namun malah dihadapkan dengan berbagai kendala dilapangan baik itu bertambahnya jenis hama atau hasil panen yang selalu gagal atau jauh dari harapan. Hal ini memang perlu pemahaman dan cara berbpikir yang lebih dalam lagi untuk menyikapai situasi dan kondisi para petani saat ini.

Memang semua ada plus minusnya sehingga kita harus pandai-pandai dan terus belajar untuk menyiasati kondisi alam yang semakin tidak ramah karena perubahan yang diakibatkan dari ulah manusia itu sendiri.

Mendatangkan Ahli

Pada kesempatan yang jarang dimana ada seorang ahli dibidang Organik menyambangi daerah tepian di kabupaten Ciamis yaitu tepatnya di dusun Cikancah Desa Bunter kecamatan Sukadana dan dia adalah kang Ibo atau kang Kribo yang memang di dunia pertanian khususnya tani organik sudah tidak asing lagi. Dia adalah orang Indonesia yang bangga dengan profesi bertani dan mempunyai segudang prestasi bukan hanya di dalam negeri namun ilmunya sudah ditularkan sampai mancanegara, dari Asia sampai kawasan Madagaskar bahkan sempat mampir dan sharing ilmunya di Brazil.

Kesempatan ini tentunya tidak serta merta datang begitu saja atau kebetulan, tetapi kang Kribo datang ke dusun Cikancah atas undangan Ibu Lia dimana beliau adalah pituin atau putra daerah yang sehari-harinya beraktifitas di Ibu kota. Dengan kecintaan terhadap dunia pertanian dan berbekal ilmu yang dia dapat dibangku kuliah ibu Lia menginginkan adanya perubahan baik pola pikir sampai pola tanam bagi masyarakat petani di kampungnya,

Atas jalinan komunikasi yang baik dengan pakar tanaman organik yakni kang Kribo akhirnya dia mewujudkan dan membawanya ke depan para petani yang selama ini hanya melakukan kegiatan pertanian dengan cara-cara lama sehingga jauh dari titel petani sukses  apalagi modern dan lebih pasnya lagi kalau dibilang hanya sebagai buruh tani.

Atas undangan dari Ibu Lia tersebut akhirnya sang pakar organik pun datang dengan pembawaan yang sudah menjadi ciri khas dengan gayanya yang hangat kang Kribo menyapa dan mengajak kepada para petani agar merubah pola pikir dan harus menjadi petani modern “jangan jadi buruh tani terus, tapi harus menjadi petani modern yang bisa menikmati hasil jerih payah” ujarnya diselingi dengan banyolan khasnya.

Kang Kribo pun menceritakan dia juga tadinya tidaklah jauh berbeda dengan anak petani pada umumnya yang boleh dikatakan bahwa anak petani ya nantinya petani juga dan tidak bisa meneruskan sekolah atau mempunyai kehidupan yang layak seperti mereka yang bermata pencaharian lain. Namun Kang Kribo menjadi pembeda diantara para petani pada umumnya, dia yang pernah mengenyam kehidupan kota dengan semua fasilitasnya akhirnya membanting setir dan mengambil langkah berani dengan terjun menjadi petani. Kang Kribo meninggalkan posisi dan kehidupan yang sudah mapan dan tinggal dikota dan dengan semua kenikmatannya namun dengan penuh keyakinan kang Kribo terjun menjadi petani organik.

Nah yang menjadi pembeda adalah dia mampu menepis semua rumor bahwa jadi petani itu pasti susah dan cap itu memang sulit dihilangkan dari para petani pada umumnya, maka dia terus menunjukkan eksistensinya dengan melakukan perubahan baik dari pola pikir,cara pandang sampai akhirnya dia menemukan berbagai ramuan lewat ilmu yang dia dapat untuk bagaimana agar hasil tani kembali meningkat, dengan kualitas hasil yang baik serta menyehatkan.

Atas dasar itulah dia akhirnya mantap dijalur pertanian organik, dengan gigih  dia  terus berkreasi untuk menemukan berbagai ramuan/tips baik untuk pupuk atau obat-obatan dengan memanfaatkan tumbuhan dari alam sekitarnya dan sama sekali tidak memakai zat kimia sedikitpun. Hasil yang sangat luar biasa akhirnya datang juga  dengan jerih payahnya dia berhasil menjadi salah satu pelopor pertanian organik bahkan berkat ilmu yang dia kuasai kang Ibo tidak jarang mendapat undangan dari berbagai sekolah/Universitas bahkan dunia usaha untuk menjadi pembicara dan yang membanggakan hal tersebut juga berlaku di negara lain itu artinya Kang Kribo bukan hanya jago kandang.

Kang Kribo yang sering dipanggil beberapa menteri atau bahkan Presiden Joko Widodo pun sempat dibuat terkagum-kagum sama kang Ibo dengan lantang meyakinkan semua yang hadir termasuk Presiden bahwa pertanian Organik mempunyai prospek yang sangat cerah kedepannya. Tidak jarang  menteri pertanian pun  mengundangnya dan membawanya kehadapan para petani agar Kang Kribo menularkan ilmunya sehingga akan muncul Kribo-Kribo lainnya di tanah air.

Kembali lagi ke topik bahasan diatas, bahwa Kang Kribo benar-benar ilmunya memberikan sebuah pencerahan dan pola pikir yang berbeda kepada para petani di dusun Cikancah mulai bagaimana cara semai padi, membuat pupuk organik, menciptakan pupuk organik cair (POC) sampai bagaimana cara mengatasi hama yang menyerang tanaman dengan menggunakan bahan-bahan yang sangat mudah dijumpai dan sebelumnya memang tidak disangka bahwa berbagai jenis tanaman atau buah serta dedaunan ternyata selain bisa buat pupuk organik juga ada yang bisa dimanfaatkan menjadi pestisida alami alias tanpa kimia.

Dengan seksama para petani atau masyarakat yang kala itu hadil sekitar 30 orang dibuat terkesima dengan materi atau pemaparan yang diberikan oleh kang Kribo. Dari semua yang hadir sepertinya tidak satupun yang mau beranjak dari depan sang maestro organik. Ilmu yang diberikan benar-benar sangat bermanfaat dan terlihat antusias para petani dalam menyerap ilmu dari Kang Kribo sehingga mereka telah siap dengan alat tulis agar tidak satupun terlewatkan materi atau ilmu yang dia kasih.

Satu demi satu ilmu dan tips dari kang Kribo dia tularkan dengan sesekali penyampaiannya diselingi canda dan itu membuat suasana semkin cair dan semakin para petani bersemangat untuk menyerap semua ilmu dari kang Kribo. Dengan permasalahan klasik yang selalu dihadapi para petani memang memang seolah-olah pecah seketika tatkala kang Kribo dengan runut menjelaskan literasi petani modern dengabn konsep-konsep yang terbarukan dengan tetap menghargai serta menjaga keseimbangan alam.

Pemanfaatan sumber daya alam di sekitar kita demi kesejahteraan para petani rupanya telah menjadikan seorang Kribo berbeda dengan para petani pada umumnya, sempat dicemooh pata tetangga dengan cara dan gaya bertaninya Kribo kala itu tidak bergeming dan terus memegang erat mimpinya dan ingin membuktikan bahwa dia mampu menjadi petani sukses.

Semua pengalaman dan ilmu yang dia dapat pada hari itu tercurah dengan ikhlas dia sampaikan kepada para petani di dusun Cikancah. Kini sebagian petani di dusun Cikancah telah merasakan apa yang telah dia berikan. Para petani sudah mulai tau cara dan bisa berpikir beda saat mengjhadapi musim tanam atau saat mengatasi hama. Dulu semua petani di dusun Cikancah selalu dihadapkan dengan persoalan modal dan hasil yang jauh dari harapan, atau intinya modal sudah keluar banyak namun hasil tidak sesuai yang ada malah merugi dan merugi.

Kini berkat ilmu yang mereka dapat dari Kang Kribo sudah beberapa orang mampu menerapkan ilmunya dalam dunia pertanian mulai dari cara tanam padi secara organik bahkan pemakaian pupuk pun sudah mulai dengan pupuk organik dari hasil perementasi yang mereka lakukan sendiri didekat rumah atau dilahan-lahan pertanian terutama sawah. Dari ilmu yang kang Kribo tularkan sudah menampakkan hasil dan Ibu Lia sendiri sebagai pelopor bertani organik di dusun Cikancah telah merasakan secara langsung hasil panen padi organik dan hampir di dua RT pun mencicipi beras organik yang dihasilkan dari sawahnya sendiri. Hal ini tentunya menjadi pemicu bagi para petani lain yang ingin berubah bahwa ternyata bertani organik jauh labih menguntungkan baik dari segi dana, pemeliharaan dan hasil yang menyehatkan saat panen tiba.

Rasa syukur para petani di dusun Cikancah tidak bisa disembunyikan karena berkat ijin dan ridho Tuhan lewat kang Kribo sebagian petani di dusun Cikancah kini dapat merasakan hal positif berkat ilmu yang meraka dapat dan diterjemahkan atau diterapkan pada kehidpun sebagai petani dengan pola dan cara berpikir yang sudah modern.

Kerinduan Terhadap Sosok Kang Kribo Terlihat Dari Para Petani

Sempat ada kerinduan terhadap sosok yang sudah memberi inspirasi bagi para petani khususnya di dusun Cikancah dan sangat ingin bertemu kembali dengan kang Kribo. Mereka masih haus akan ilmu-ilmu yang dimiliki Kang Kribo dan harapan itu memang tidak dibuat-buat pernah pada beberapa kali disela-sela kongkow para petani saat melepas lelah selalu ada pembicaraan kalau sudah menyangkut dunia pertanian pasti ujung-ujungnya menyebut nama Kang Kribo.

Memang pada waktu itu  Kang Kribo pernah berjanji akan menemui lagi para petani di dusun Cikancah, “Nanti saya Insya Allah kembali lagi kesini dan saya maunya melihat bapak/ibu semua sudah berubah kehidupannya dan lebih baik dari sekarang” harapnya disambut tepuk tangan dan diaminkan oleh semua yang hadir.

Semoga harapan para petani khususnya di dusun Cikancah dapat terwujud dan bisa menambah ilmu serta semangat lagi bagi mereka untuk bisa mewujudkan sebagai sosok petani yang bisa dibanggakan oleh keluarganya. Kini harapan dan kerinduan tersebut diwujudkan oleh sebagian petani di dusun Cikancah  dengan terus mengembangkan llmu pengetahuan yang meraka dapat dari kang Kribo dengan  melakukan aksi nyata yaitu membuat pupuk organik dan bertani organik.

 

 

 

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply