Motif Pembunuhan SPG Cantik Hingga Mayatnya Disimpan dalam Kardus

Berita, Kriminal, Nasional 0
Rika Karina alias Huang Lisya, Sales Promotion Girl di salah satu perusahaan alat kecantikan.

Rika Karina alias Huang Lisya, Sales Promotion Girl di salah satu perusahaan alat kecantikan (Foto: Facebook)

Cikancah-Cyber РHendri alias Ahen (31), pelaku pembunuh Rika Karina alias Huang Lisya (21), wanita yang ditemukan tewas dalam kardus pada Rabu (6/6/2018) lalu, berhasil diungkap dan ditangkap pihak kepolisian.

Pelaku dibekuk polisi pada Kamis (7/6/2018) pukul 03.00 WIB. Polisi, melakukan penangkapan setelah melihat rekaman CCTV dan mendapat laporan. Tenyata, ciri-ciri pelaku yang disampaikan saksi cocok dengan yang terekam CCTV.

Kemudian tim gabungan dari Jatanras Poldasu, Jatanras Polrestabes Medandan Unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan penggerebekan di kediaman pelaku,” ujar Kanit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Hendra Eko Triyulianto.

Tersangka juga mengakui perbuatannya setelah kaki kanannya dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap di kediamannya di Jalan Platina Perumahan Ivory, Titi Papan, Medan Deli.

Motif pembunuhan, bermula dari korban ke rumah pelaku. Lalu terjadi cekcok antara pelaku dan korban. Lantas pelaku geram dan emosi lantaran kosmetik pesanannya tak kunjung datang. Sementara pelaku telah membayar Rp4,2 juta sejak 31 Mei 2018 di Milenium Plaza kepada korban.

Hingga akhirnya, korban yang sedang berada di rumah pelaku saat itu mendapat perlakuan kasar dari pelaku. Awalnya terjadi cekcok, dan kemudian pelaku membenturkan kepala lalu menikam leher dan menyayat pergelangan tangan korban.

Setelah tewas, mayat korban dibungkus ke dalam kardus dan dilakban lalu dibawa pergi pelaku menggunakan sepeda motor korban, Honda Scoopy bernopol BK 5875 ABM.

Jasad dan motor ditinggalkan begitu saja oleh pelaku, dalam keadaan mesin mati dengan lampu menyala. Hingga akhirnya mayat korban yang ditinggalkan di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, atau tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul.

Sedangkan pelaku membuang helm korban lalu pulang ke rumahnya jalan kaki dan naik becak. Bungkusan dalam kardus terebut ditemukan oleh warga. Warga sempat dibuat takut dan merinding saat kardus dibuka.

Lantas warga melaporkan temuan mayat Rika dalam kardus ituke pihak kepolisian, dan kemudian mayat dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diautopsi.

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply