Pengertian dan Asal-Usul Vandalisme

Artikel, Bahasa 0
Vandalisme

Vandalisme (Ilustrasi)

Cikancah-Cyber – Kata Vandalisme akhir-akhir ini menjadi ramai dan jadi buah bibir banyak orang. Terlebih lagi setelah terjadi aksi atau tindakan corat-coret di Underpass Mampang-Kuningan Jakarta Selatan, saat Sahur On the Road (SOTR).

Pengertian Vandalisme

Saking ramainya dibincangkan, banyak orang yang bertanya-tanya dan mencari makna kata Vandalisme itu. Lantas apa sebenarya Vandalisme itu? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Vandalisme adalah perbuatan merusak dan menghancurkan hasil karya seni dan barang berharga lainnya. Vandalisme dikatakan juga sebagai perusakan dan penghancuran secara kasar dan ganas.

Sedangkan menurut Kamus Webster, Vandalisme adalah perusakan atau menjadikan jelek dengan sengaja terhadap benda-benda yang indah serta benda-benda yang menjadi fasilitas umum atau milik pribadi.

Tak jauh berbeda menurut para ahli, Vandalisme adalah segala macam perilaku yang menyebabkan kerusakan atau penghancuran benda pribadi atau publik (Haryadi&Setiawan : 1995).

Asal-Usul Vandalisme

Perlu diketahui bahwa, asal-usul Vandalisme itu berasal dari istilah kata Vandal. Vandal itu sendiri merupakan nama bangsa Vandal yang berasal dari salah-satu suku  Jerman Timur pada Zaman Romawi Kuno, sekitar abad ke-5-an.

Mereka mendirikan sebuah kerajaan di Afrika Utara yang berkembang selama sekitar satu abad sampai menyerah pada pasukan invasi dari Kekaisaran Bizantium pada tahun 534.

Pada saat itu tahun 455 bangsa Vandal merusak Kota Roma yang indah secara biadab. Sebenarnya bangsa Vandal tidaklah merusak lebih dibandingkan para penyerbu kota itu di masa lalu.

Baca Juga : Pelaku Vandalisme Underpass Mampang Sudah Ketahuan

Namun, nama itu sangat mengilhami seorang penyair Bitania Raya, John Dryden (1694). Menurutnya bangsa Goth dan Vandal adalah bangsa Utara yang kasar, merusak banyak monumen, patung, dan benda-benda seni lainnya.

Istilah Vandalisme itu sendiri mulai dikenalkan pada tahn 1794 oleh Henri Gregoire, Uskup Blois pada waktu Revolusi Prancis untuk perusakan karya seni. Kemudian istilah itu dipakai diseluruh Eropa. Penggunaan istlah Vandalisme berperan dalam memberikan kesan pada zaman modern, bahwa bangsa Vandal yang ada zaman kuno merupakan bangsa barbar yang suka merusak.

Jenis Tindakan Vandalisme

Timbul pertanyaan, lantas apa saja tindakan Vandalisme itu? Pada umumnya vandalisme yang sering terjadi sekitar kita adalah mencorat-coret tembok, papan, atau fasilitas umum lainnya.

Kegiatan menempelkan brosur, pamflet dan stiker di muka umum atau bukan pada tempatnya juga termasuk pada aksi atau kegiatan Vandalisme. Terlebih lagi tindakan merusak fasilitas yang diperuntukkan umum merupakan kegiatan vandalisme.

Memang dibeberapa negara aksi Vadalisme itu merupakan suatu tindakan kriminal, walapun tindakan vandalisme itu dianggap sebagi suatu karya seni. Pemerintah diberbagai negara mengeluarkan bebagai aturan untuk mencegah vandalisme, walaupun belum begitu efektif. Ada saja ulah tangan-tangan iseng yang tak bertanggungjawab.

Nama “Vandal” akhirnya menjadi sinonim untuk kehancuran.

Tags:
Rate this article!
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply