Ragam Teks dalam Pengajaran Bahasa Indonesia

Artikel, Bahasa 0
Ragam Teks - Teks Deskripsi

Ragam Teks – Teks Deskripsi (Ilustrasi)

Cikancah-Cyber – Ragam teks menjadi kajian dalam pengajaran bahasa Indonesia di sekolah. Dalam Kurikulum 2013, materi-materi pengajaran bahasa Indonesia mengacu pada pengkajian teks, terutama berkaitan dengan struktur dan kaidahnya.

Teks tidak hanya dipahami atau diinterpretasi dengan membaca, tetapi juga dapat dipahami melalui mendengarkan. Selain lebih kompleks teks dalam Kurikulum 2013 dipandang sebagai suatu genre yang harus di dalami struktur dan kaidahnya.

Struktur dan kaidah merupakan dua indikator dalam menentukan baik tidaknya suatu teks. Apabila bagian-bagiannya lengkap dan sistematis berarti teks itu baik dari segi bentuk. Namun, aspek itu tidak cukup. Teks juga harus menunjukkan keterkaitan antarbagiannya. Hal tersebut ditunjukkan oleh ketepatan dalam plihan kata ataupun kalimatkalimatnya.

Struktur dan kaidah kebahasaan juga merupakan sarana pembeda antara teks yang satu dengan yang lainnya. Berdasarkan struktur, kaidah, dan fungsinya, teks terbagi menjadi (1) teks deskripsi, (2) teks berita, (3) teks iklan, (4) teks ulasan, (5) teks persuasi, (6) teks laporan percobaan, (7) teks tanggapan, (8) teks diskusi, (9) teks cerita inspiratif,(10) teks laporan hasil observasi, (11) teks biografi, (12) teks eksposisi, (13) teks anekdot, (14) teks negosiasi, (15) teks prosedur,(16) teks eksplanasi, (17) teks cerita sejarah, dan (18) teks editorial.

Teks Deskripsi

Pengertian Teks Deskripsi

Teks Deskripsi adalah teks yang bertujuan menggambarkan onbjek dengan cara merinci objek secara subjektif atau melukiskan kondisi objek dari sudut pandang penulis. Dalam teks deskripsi itu menggambarkan atau melukiskan tentang suatu objek, suasana, atau perasaan secara rinci dan sekonkret mungkin sehingga pembaca seakan-akan melihat, mendengar, dan mengalami apa yang dideskripsikan.

Struktur Teks Deskripsi

Adapun Struktur Teks Deskripsi adalah meliputi identifikasi, deskripsi bagian, dan simpulan.

Identifikasi

Pada bagian ini berisi nama objek yang dideskripsikan, lokasi, sejarah lairnya, makna nama, dan pernyataan umum tentang objek.

Deskripsi Bagian

Bagian ini berisi perincian bagian objek, tetapi diperinci berdasarkan tanggapan subjektif penulis. Perincian dapat berisi apa yang dilihat, apayang didengar, dan apa yang dirasakan penulis dengan mengamati objek.

Baca Juga : Revisi Kurikulum 2013 Jalan Terus

Simpulan

Bagian ini berisi kesan umum terhadap apa yang digambarkan pada bagian sebelumnya.

Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi

Adapun Kaidah Kebahasaan Teks Deskripsi antara lain sebagai berikut :

  1. Adanya penggunaan kalimat yang berisi penjelasan terperinci untuk mengkonretkan. Kata konkret digunakan dalam teks deskripsi agar menimbulkan imaji penglihatan, pendengaran, atau perasaan di benak pembaca. Oleh karena itu, kata konkret selalu memiliki kaitsan dengan pengimajian. Pengimajian akan muncul jika terdapat kata konkret di dalamnya.
  2. Pemilihan kata dengan emosi yang kuat. Kata tersebut biasanya katagori kata sifat untuk menunjukkan kesan penulis terhadap objek yang dideskripsikan. Misalnya, kalimat “Memasuki kawasan ini, Kamu akan dihadapkan dengan suasana mistis.” Kata mistis merupakan salah satu contoh kata sifat yang digunakan dalam kalimat tersebut. Penggunaan kata sifat tersebut dapat menimbulkan imajinasi dalam enak pembaca bahwa ‘kawasan tersebut bersuasana yang menyerakan’.
  3. Adanya penggunaan majas untuk menggambarkan atau melukiskan sebuah objek. Biasanya, majas yang digunakan adalah majas perbandingan.

Sumber: Intisari Tata Bahasa Indonesia

Tags:
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply